Memaparkan catatan dengan label Renungan. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Renungan. Papar semua catatan

Selasa, 25 Ogos 2009

Untung Saya Ada Ramai Kawan

Kan senang kalau ada ramai kawan macam dia nie.

Jangan jadi kawan makan kawan ataupun kawan terlupa siapa kawan dia.

Nielah konsep kroni.

Selasa, 18 Ogos 2009

Mental Endurance



Hemm, 2 hari lalu ada ceramah Motivasi Jabatan, dan jemputan kali nie Datin Paduka Dr. Hajah Sharifah Mazlina, manusia Muslim Wanita Pertama yang telah menjalankan XPDC ke Kutub Utara dan jugak ke Kutub Selatan.

Antara yang menjadi isi pengucapan beliau adalah kita perlulah membiasakan diri untuk melakukan sesuatu benda dengan betul, bukan mengikut kebiasaan.

Banyak jugak yang dapat dikutip dari Datin, dan antara tips yang aku rasa berguna adalah MEPS Konsep yang beliau adalah penemunya.

Mental- apa yang ada dalam otak kita, pemikiran kita sebenaqnya;


Emosi- biasa la..emosi, perangai baik atau buruk;


Phisicaly-Fizikal atau pun tindakan kita; dan


Social- lingkungan hidup sosial kita, kawan-kawan dan sebagainya.

Dan antara yang paling aku rasa terkesan sekali, ayat dia...." Dia bukan berjaya menakluki Kutub, tapi berjaya menakluki dirinya sendiri".

Betulkan yang biasa, dan biasakan yang betul.

Tahniah Datin.

Selasa, 7 Julai 2009

Tips-tips Menyibukkan Diri

George Costanza

10 commandments for ‘working hard’:

1. Never walk without a document in your hands
People with documents in their hands look like hardworking employees heading for important meetings. People with nothing in their hands look like they're heading for the cafeteria. People with a newspaper in their hand look like they're heading for the toilet. Above all, make sure you carry loads of stuff home with you at night, thus generating the false impression that you work longer hours than you do.

2. Use computers to look busy
Any time you use a computer, it looks like "work" to the casual observer. You can send and receive personal e-mail, chat and generally have a blast without doing anything remotely related to work. These aren't exactly the societal benefits that the proponents of the computer revolution would like to talk about but they're not bad either. When you get caught by your boss - and you *will* get caught -- your best defense is to claim you're teaching yourself to use new software, thus saving valuable training dollars.

3. Messy desk
Top management can get away with a clean desk. For the rest of us, it looks like we're not working hard enough. Build huge piles of documents around your workspace. To the observer, last year's work looks the same as today's work; it's volume that counts. Pile them high and wide. If you know somebody is coming to your cubicle, bury the document you'll need halfway down in an existing stack and rummage for it when he/she arrives.

4. Voice Mail
Never answer your phone if you have voice mail. People don't call you just because they want to give you something for nothing - they call because they want YOU to do work for THEM. That's no way to live. Screen all your calls through voice mail. If somebody leaves a voice mail message for you and it sounds like impending work, respond during lunch hour when you know they're not there - it looks like you're hardworking and conscientious even though you're being a devious weasel.

5. Looking Impatient and Annoyed
According to George Costanza, one should also always try to look impatient and annoyed to give your bosses the impression that you are always busy.

6. Leave the office late
Always leave the office late, especially when the boss is still around. You could read magazines and storybooks that you always wanted to read but have no time until late before leaving. Make sure you walk past the boss' room on your way out. Send important emails at unearthly hours (e.g. 9:35pm, 7:05am, etc.) and during public holidays.

7. Creative Sighing for Effect
Sigh loudly when there are many people around, giving the impression that you are under extreme pressure.

8. Stacking Strategy
It is not enough to pile lots of documents on the table. Put lots of books on the floor etc. (thick computer manuals are the best).

9. Build Vocabulary
Read up on some computer magazines and pick out all the jargon and new products. Use the phrases freely when in conversation with bosses. Remember: They don't have to understand what you say, but you sure sound impressive.


10. MOST IMPORTANT:
DON'T forward this to your boss by mistake!!!
Words to live by!

Isnin, 23 Mac 2009

Untuk Suami dan Isteri

SALAM...
Bagi yang bujang sesuatu iktibar...
Bagi yang belum/ bakal berkeluarga suatu pelajaran...
Bagi yang berkeluarga perlu mengajar...
Wahai SUAMI renungkanlah...
Pernikahan atau perkahwinan menyingkap tabir rahsia...
Isteri yang kamu nikahi tidaklah semulia Khadijah...
Tidaklah setaqwa Aisyah...
Tidaklah setabah Fatimah...
Justeru,
Isterimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi solehah...
Pernikahan atau perkahwinan mengajar kita kewajiban bersama..
Isteri menjadi tanah, kamu langit penaungnya;
Isteri ladang tanaman, kamu pemagarnya;
Isteri ternakan, kamu gembalanya;
Isteri adalah murid, kamu mursyidnya;
Isteri bagaikan anak kecil, kamu tempat bermanjanya;
Saat isteri menjadi madu, kamu teguklah sepuasnya;
Seketika isteri menjadi racun, kamulah penawar bisanya; dan
Seandai isteri tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkahwinan menginsafkan kita, perlunya iman dan taqwa...
Untuk belajar meniti sabar dan redho ALLAH s.w.t kerana memiliki isteri yang tak sehebat mana...
Justeru Kamu akan tersentak dari alpa;
Kamu bukanlah Rasulullah s.a.w;
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahhuwajhah;
Cuma suami akhir zaman yang berusaha menjadi SOLEH...
Amin...
Wahai ISTERI pula renungkanlah..
Pernikahan atau perkahwinan membuka tabir rahsia...
Suami yang menikahi kamu tidaklah semulia Muhammad s.a.w.
Tidaklah setaqwa Ibrahim...
Tidak setabah Ayyub...
Tidak segagah Musa...
Apalagi setampan Yusuf...
Justeru Suamimu hanyalah lelaki akhir zamanyang punya cita-cita membangun keturunan yang soleh...
Pernikahan atau perkahwinan mengajar kita kewajiban bersama...
Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya...
Suami nakhoda kapal, kamu pengemudinya...
Suami bagaikan pelakon yang nakal, kamu adalah penonton kenakalannya...
Saat suami menjadi raja kamu nikmati anggur singgahsananya...
Seketika suami menjadi bisa, kamulah penawar ubatnya...
Seandainya suami bengis lagi lancang, sabarlah memperingatkannya...
Pernikahan ataupun perkahwinan mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa...
Untuk belajar meniti sabar dan redho ALLAH s.w.t. kerana...
Memilik suami yang tidak segagah mana..
Justeru
Kamu akan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna di dalam menjaga..
Bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara...
Cuma wanita akhir zaman yang berusaha menjadi SOLEHAH... Amin...
Justeru itu wahai SUAMI dan ISTERI...

Jangan menuntut terlalu tinggi...
Seandainya diri sendiri jelas tidak berupaya SUAMI dan ISTERI;

Ingatlah;
Mengapa mendambakan isteri sehebat Khadijah...?
Andai diri tidak semulia Rasulullah s.a.w.
Tidak perlu isteri secantik Balqis...
Andai diri tidak sehebat Sulaiman...
Mengapa mengharapkan suami setampan Yusuf..
Seandai kasih tak setulus Zulaikha...
Tidak perlu mencari suami seteguh Ibrahim...
Andai diri tidak sekuat Hajar dan Sarah...
(Dipetik dari rantaian e-mail)